CICAK DAN KATAK
Katak : “Hai! Cicak,gimana kabarmu?”
Cicak : “Ya,inyong baik-baik saja,kamu sendiri gimana?apa sehat-sehat saja”.
Katak : “Ya,beginilah seperti yang kamu lihat.Hari ini inyong sangat bahagia karena dapat nyamuk banyak,cukup kalau buat makan anak dan istri inyong”.
Cicak : “Syukurlah kalau begitu, inyong ikut senang.Kita ini mahluk ciptaan Tuhan yang berbeda ujudnya, inyong bisa makan nyamuk dan kamu juga makan nyamuk,sebaiknyalah kita hidup rukun,dan saling membantu.Coba kita pikir sejenak seandainya dunia ini hanya berisi satu mahluk hidup saja,apa jadinya?. Dengan adanya keanekaragman mahluk hidup yang ada di dunia ini tujuannya untuk saling melengkapi dan bukan untuk saling menghancurkan satu sama lain”.
Katak : “Betul,kalau kita rukun ngga saling berebut makanan,ngga berebut kebenaran dan lain-lainnya maka kedamaian akan tercipta.Rezeki,pangkat atau kedudukan,Tuhan pasti akan mengatur”.
Cicak : “Hahaha….sekarang kamu pinter, ngga Cuma besarkan perut aja”.


Cicak : “Ya,inyong baik-baik saja,kamu sendiri gimana?apa sehat-sehat saja”.
Katak : “Ya,beginilah seperti yang kamu lihat.Hari ini inyong sangat bahagia karena dapat nyamuk banyak,cukup kalau buat makan anak dan istri inyong”.
Cicak : “Syukurlah kalau begitu, inyong ikut senang.Kita ini mahluk ciptaan Tuhan yang berbeda ujudnya, inyong bisa makan nyamuk dan kamu juga makan nyamuk,sebaiknyalah kita hidup rukun,dan saling membantu.Coba kita pikir sejenak seandainya dunia ini hanya berisi satu mahluk hidup saja,apa jadinya?. Dengan adanya keanekaragman mahluk hidup yang ada di dunia ini tujuannya untuk saling melengkapi dan bukan untuk saling menghancurkan satu sama lain”.
Katak : “Betul,kalau kita rukun ngga saling berebut makanan,ngga berebut kebenaran dan lain-lainnya maka kedamaian akan tercipta.Rezeki,pangkat atau kedudukan,Tuhan pasti akan mengatur”.
Cicak : “Hahaha….sekarang kamu pinter, ngga Cuma besarkan perut aja”.


salam sobat
ReplyDeletebisa diteladani nich..
percakapan cicak dan katak.
bahwa tidak berebut makanan ,kebenaran dll makanya damai selalu.
Tuhan telah mengatur segala rezeki,kedudukan semua mahkluk hidup di dunia.
kayae mereka bener2 kembali ke habitat asalnya kang hehehe.......biarin lah.....daripada masuk penangkaran...cuma di ambil kulitnya hehehe
ReplyDeletekok lama ga dolan2 ke blog q?hayo....tak tunggu loh ....
ReplyDeleteSebuah perumpamaan yg penuh makna....kadang2 ada benarnya juga
ReplyDeleteanalogi yang cantik pak guru :)
ReplyDeletesesama pemakan nyamuk harus rukun :D
Nendang nih ceritanya bro ...
ReplyDeletewakakakaka .
Tak perlu diperdebatkan lagi bahwa BUAYA jelas-jelas binatang PEMANGSA .... Mudah-mudahan " Tuan Peragu " tidak terjebak kedalam perangkapnya .... SEMOGA.
kayaknya nyindir siapaaa gt :D
ReplyDeletebtw katak ada pangkatnya yah?? :D
kenapa gak sama tokek? hehhee
ReplyDeletehahahaha... keren keren... sumpah...
ReplyDeletecicak bisa ngobrol juga ya ternyata...
betul bianget itu kalo kita rukun dunia akan damai sejahtera...
wuih, enak juga tuh cicak katak bisa diskusi bareng XD
ReplyDeletepercakapan yang menarik antara katak dengan cicak...
ReplyDeletesaya jadi pengen diskusi dengan pemilik blog ini neh :P
Yaaa kalau nggak ada keanekaragaman maka dunia tidak dinamis
ReplyDeletesoreee
ReplyDeletemampir bentar.
ReplyDeleteSuatu tauladan dari percakapan mereka agar kita selalu damai dan rukun ,nice post.
ReplyDeleteSentilan yang sangat mengena Nyong...
ReplyDeleteSory baru sempat mampir.
fabel yang lucu kang....bisa buat hiburan sekaligus perenungan.....makasih ya udah stand by di rumah naruto q hehehehe
ReplyDelete