Pada pokok bahasan teknik memiankan alat musik tradisioanl kali ini saya akan membahas tentang musik calung banyumasan. Calung merupakan perangkat musik khas Banyumasan yang terbuat dari bambu wulung mirip dengan gamelan Jawa, terdiri atas gambang barung, gambang penerus, dhendhem, kenong, gong dan kendang. Laras nada Calung adalah 1 (ji), 2 (ro), 3 (lu), 5 (mo), 6 (nem) Kata calung sendiri adalah kependekan dari carang ‘pring’ wulung yang berarti ranting ‘bambu’ hitam atau bambu wulung, cara memainkan atau membunyikannya dengan cara dipukul atau dicacah. Oleh sebab itu ada yang mengatakan calung dicacah melung-melung Mari kita bahas masing-masing alat musik calung ini Yang pertama adalah Gambang Barung memiliki peran memainkan pembuka lagu dan menuntun alur lagu calung Yang kedua adalah Gambang Penerus. Dalam teknik tabuhan imbal-imbalan, gambang penerus bekerja sama dgn gambang barung, gambang panerus memainkan pola-pola lagu yang jalin menjalin tinggal mengikuti kemana s...
astaghfirullah.. mari kita banyak ingat padaNya
ReplyDeletesetuju. mari mengampuni
ReplyDeleteSetuju banget sob B)))
ReplyDeleteYuk mari..
kadang mengampuni itu susah banget...apalagi udah terlanjur sakit hati, tapi membiarkan hati dipenuhi dendam akan merusakkan hati..mari kita saling mengampuni
ReplyDeletememang mengampuni/memaafkan itu sulit .
ReplyDeletetapi kita sebagai manusia harus rendah hati untuk memaafkan sesama .
makasih buat sharenya
kemarin kemarin sempet gak bisa buka blog ini.
ReplyDeleteyuk ... kita saling mengampuni, eh memaafkan maksudnya, wew :D
ReplyDeletememaafkan demi hidup yg lebih baiik...yukk #jabat tangan
ReplyDeletememaafkan adalah akhlak Tuhan yg manusia bisa menirukan...
ReplyDeleteharusnya
:)
memang berat memaafkan orang yang telah menyakiti kita...
ReplyDeletetapi kayanya lebih berat minta maav...biasanya karena gengsi...
jadi mari saling memaavkan (sok bijak saya ni hihi) ...
tapi akan berusaha insya Allah
Memaafkan adalah hal yg mulia begitu juga meminta maaf tetapi terkadang egoku lebih berkuasa :(
ReplyDeletePak deneng ora bisa di komeng karo WP sih. Inyong pindah umah WP :) Kombongan Andes
semoga kita bisa menjadi manusia yang pemaaf dan tidak pendendam...salam :)
ReplyDeletemet malam, pak. ayo update. hehhee...
ReplyDeleteminta maaf bagus tapi lebih bagus memaafkan :)
ReplyDeletehttp://insanicita.blogspot.com/2012/03/cerita-baru-ke-jakarta_16.html