Gundul gundul pacul cul gembelengan Nyunggi-nyunggi wakul kul gembelengan Wakul ngglimpang segane dadi sak latar Wakul ngglimpang segane dadi sak latar Lagu berjudul “Gundul Pacul” ini menggambarkan seorang anak yang berkepala gundul sedang membawa tempat nasi beserta isinya ditaruh diatas kepala. Tapi dalam membawa nasi dia sambil bertingkah sehingga nasinya tumpah memenuhi halaman rumah. Begitu kira-kira cerita dari lagu “Gundul Pacul”, mohon maaf yang sebesar-besarnya jika terjdi kekeliruan dalam menterjemahkannya. Hehehe...tapi teks lagunya kok masih kebesaran ya, ya udah klik saja itu teks biar telihat utuh. Gundul = gundul Pacul = cangkul Nyunggi = membawa suatu benda diatas kepala Gembelengan = betingkah Wakul = tempat nasi Ngglipang = terbalik, tumpah Sega / Segane = nasi / nasinya Dadi = jadi, menjadi Latar / sak latar = halaman rumah / satu halaman rumah
astaghfirullah.. mari kita banyak ingat padaNya
ReplyDeletesetuju. mari mengampuni
ReplyDeleteSetuju banget sob B)))
ReplyDeleteYuk mari..
kadang mengampuni itu susah banget...apalagi udah terlanjur sakit hati, tapi membiarkan hati dipenuhi dendam akan merusakkan hati..mari kita saling mengampuni
ReplyDeletememang mengampuni/memaafkan itu sulit .
ReplyDeletetapi kita sebagai manusia harus rendah hati untuk memaafkan sesama .
makasih buat sharenya
kemarin kemarin sempet gak bisa buka blog ini.
ReplyDeleteyuk ... kita saling mengampuni, eh memaafkan maksudnya, wew :D
ReplyDeletememaafkan demi hidup yg lebih baiik...yukk #jabat tangan
ReplyDeletememaafkan adalah akhlak Tuhan yg manusia bisa menirukan...
ReplyDeleteharusnya
:)
memang berat memaafkan orang yang telah menyakiti kita...
ReplyDeletetapi kayanya lebih berat minta maav...biasanya karena gengsi...
jadi mari saling memaavkan (sok bijak saya ni hihi) ...
tapi akan berusaha insya Allah
Memaafkan adalah hal yg mulia begitu juga meminta maaf tetapi terkadang egoku lebih berkuasa :(
ReplyDeletePak deneng ora bisa di komeng karo WP sih. Inyong pindah umah WP :) Kombongan Andes
semoga kita bisa menjadi manusia yang pemaaf dan tidak pendendam...salam :)
ReplyDeletemet malam, pak. ayo update. hehhee...
ReplyDeleteminta maaf bagus tapi lebih bagus memaafkan :)
ReplyDeletehttp://insanicita.blogspot.com/2012/03/cerita-baru-ke-jakarta_16.html