Jumat, 22 Juni 2012

M U J A I R

Mujair adalah sejenis ikan air tawar yang biasa dikonsumsi. Penyebaran alami ikan ini adalah perairan Afrika dan di Indonesia pertama kali ditemukan oleh Pak Moedjair di muara Sungai Serang pantai selatan Blitar, Jawa Timur pada tahun 1939. Meski masih menjadi misteri, bagaimana ikan itu bisa sampai ke muara terpencil di selatan Blitar, tak urung ikan tersebut dinamai ‘mujair’ untuk mengenang sang penemu.
Nama ilmiahnya adalah Oreochromis mossambicus, dan dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Mozambique tilapia, atau kadang-kadang secara tidak tepat disebut "Java tilapia".

Riwayat Pak Moedjair
Bapak Iwan Dalauk yang akrab dipanggil Mbah Moedjair ( baca Mujair ) lahir di Desa Kuningan, 3 Km arah timur pusat Kota Blitar. Dari pasangan Bayan Isman dan Ibu Rubiyah, beliau lahir tahun 1890.
Moedjair anak ke-4 dari 9 bersaudara, menikah dengan Partimah Desa Kuningan pada waktu itu. Dari pernikahan ini Moedjair dikaruniai 7 anak, yaitu : Wahanan, Napiyah, Thoyibah, Imam Soepardi, Ismoenir, Djaenuri, Daud
 
Pengahargaan yang diterima
Oleh Pemerintah beliau diangkat sebagai Jogo Boyo Desa Papungan serta juga mendapatkan gaji bulanan dari Pemerintah Daerah. Oleh Pemerintah Indonesia beliau diangkat sebagai Mantri Perikanan. Selain itu beliau juga memperoleh Penghargaan EKSEKUTIP COMMITTEE dari INDO PASIPIK FISHERIES COUNCIL atas jasanya menemukan ikan Moedjair. Penghargaan tersebut diberikan di Bogor tanggal 30 – JUNI – 1954.

Selain penghargaan tersebut diatas masih ada beberapa pengharagaan yaitu dari KEMENTERIAN PERTANIAN atas nama Pemerintah Republik Indonesia pada tanggal 17 – AGUSTUS – 1951 yang pada waktu itu dijabat oleh Ir.Soeharto

Sumber bacaac dari : wikipedia dan gugling

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih anda telah berkunjung ketempat ini, semoga panjang umur