Kamis, 27 Desember 2012

REDENOMINASI


Bank Indonesia sedang mengkaji kebijakan redenominasi atas mata uang rupiah. Kebijakan ini diambil setelah hasil riset World Bank yang menyebutkan, Indonesia termasuk negara pemilik pecahan mata uang terbesar kedua di dunia setelah Vietnam. Uang pecahan terbesar di tanah air Rp 100.000, hanya kalah oleh dong Vietnam (VND) 500.000.

Menurut BI uang dengan nominal besar kurang efisien serta merepotkan pembayaran. Oleh karena kebijakan tersebut akan bermanfaat besar bagi perekonomian yang akan membuat pencatatan dan pembukuan akan lebih efisien.
Redenominasi merupakan penyederhanaan dengan mengurangi banyaknya angka nol dalam mata uang rupiah. Rencana BI adalah melakukan redenominasi Rp 1.000 menjadi Rp 1,dan kelipatannya, namun nilainya tidak berkurang. Redenominasi umum dilakukan negara dengan perekonomian yang sehat.

Di tahun 2013 merupakan masa transisi. Pada masa transisi digunakan dua rupiah, yakni memakai istilah rupiah lama dan rupiah hasil redenominasi yang disebut rupiah baru.Dalam masa transisi itu toko-toko yang menjual sebuah barang akan tercatat 2 label harga. Yakni dengan rupiah lama dan dengan rupiah baru. Kalau harga barangnya Rp 10.000 maka akan dibuat dua label yakni Rp 10.000 untuk rupiah lama dan Rp 10 untuk rupiah baru.

Selanjutnya rupiah lama akan hilang dan digunakan rupiah baru dengan nominal yang lebih kecil dan diharapkan bisa tuntas pada tahun 2022

sebagai gambaran  kurang lebih  sebagai berikut
Uang Rp. 1.000.000 akan menjadi Rp. 1000
Uang Rp. 100.000 akan menjadi Rp. 100
Uang Rp. 50.000 akan menjadi Rp. 50
Uang Rp. 10.000 akan menjadi Rp. 10
Uang Rp. 5.000 akan menjadi Rp. 5
Uang Rp. 1000 akan menjadi Rp. 1

10 komentar:

  1. Berarti rupiah lama bakal nggak dicetak lagi seusai tahun 2012

    BalasHapus
  2. agak puyeng jg ni pak klo dr 1000 jd 1 *smile

    makasih infox ya pak...

    BalasHapus
  3. kayaknya ini mau menjd seperti dulu kala.
    mata uang yg sangat berarti

    BalasHapus
  4. Saya setuju dengan redenominasi biar tidak terlalu menumpuk dan menebal isi dompet.

    BalasHapus
  5. mungkin awal nya nanti menimbulkan kebingungan di tengah masyarakt...

    BalasHapus
  6. pertanyaan aku, bisa terlasana gak ya....?

    BalasHapus
  7. menurut seorang pakar redenominasi nilai mata uang ini akan menyebabkan inflasi yg tinggi, pada ujungnya nilai rupiah akan jatuh lagi??

    BalasHapus
  8. asalamualaikum
    lama juga nunggu sampai th 202
    jadi kecil nominal rupiahnya, seperti mata uang luar negeri

    BalasHapus
  9. Mulainya kapan ya? Memang nilai rupiah sekarang menurutku "besar" sekali.
    Perbandingan gaji pertamaku dg sekarang aja... jauh banget lo Pak. :D

    BalasHapus
  10. waaaah kalo misalnya punya gaji 3juta berarti punya gaji tigaribu...
    wakakkaaaaa.....

    BalasHapus

Terimakasih anda telah berkunjung ketempat ini, semoga panjang umur